Pages

About

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label HANKAM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HANKAM. Tampilkan semua postingan

Komplotan Pencuri Berhasil Di Bekuk Polres Sinjai

Written By reportase chalik on 11 Agu 2011 | 03:01


REPORTASE SB - Jajaran Kepolisian Resor Sinjai telah berhasil membekuk komplotan pencuri spesialis barang elektronik di Sinjai.

Mereka dibekuk dalam sebuah operasi penggerebekan disejumlah tempat berbedah yang dilakukan anggota polres, pada jumat (05/08) pekan lalu.

Saat dibekuk, komplotan Arifin dan ketiga rekannya tak mampu berbuat apa-apa, Kabar penangkapan Arifin cs diungkapkan, Kasat Reskrim Polres Sinjai, AKP Sutomo, Sabtu (06/08).

Sejumlah barang bukti seperti 13 telepon genggam berbagai merek dan dua buah laptop serta sejumlah alat pertukangan diperoleh dari pelaku.

Menurut Sutomo, Arifin tertangkap pertama kali di wilayah Sungguminasa. Selanjutnya dari pengembangan keterangan Arifin polisi menangkap Abdurahman dan Askar yang berperan sebagai penadah.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, para tersangka mengaku terlibat dalam sejumlah kejahatan diantaranya pencurian subuah sepeda motor milik seorang dokter di RSUD Sinjai dan pencurian amplop pada sebuah pesta pernikahan di Sinjai," sambungnya.

Saat ini, ketiga pelaku telah diamankan di Polres Sinjai guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Copy Right @ 2011

Suara Petasan dan Pentungan Bambu Resahkan Warga

Written By reportase chalik on 7 Agu 2011 | 16:42



REPORTASE SB - Suara mercon atau petasan maupun pentungan bambu yang terdengar setiap malamnya dibulan ramadhan ini, mulai resahkan warga utamanya bagi mereka yang sedang menunaikan ibadah shalat isyah maupun tarawih.

Hasanuddin, warga biringere, Kecamatan Sinjai Utara, sabtu ( 07/08) malam mengatakan, suara petasan maupun pentungan bambu bukan hanya mengganggu warga yang sedang beribadah. Namun dikhawatirkan juga bisa membuat orang jatuh pingsan.


"Memasuki dihari ketujuh atau selama Ramadhan, suara letusan petasan ataupun pentungan bambu sangat menganggu ketentraman masyarakat, khususnya yang melaksanakan shalat tarawih", Katanya.

Terkait dengan itu, maka pihaknya meminta, agar aparat pengamanan melakukan penertiban dan mengamankan pelaku yang mengganggu kenyamanan beribadah dalam bulan suci ramadhan ini.

"Kalau ini terus dibiarkan, maka seenaknya mereka membunyikan petasan tanpa mempedulikan orang yang sedang beribadah atau orang yang sedang beristrahat di malam harinya", Terangnya.

Selain itu, jika perlu aparat pengamanan juga melakukan rasia ditoko-toko yang diduga menjual mercon atau petasan guna memberikan efek jera kepada mereka.

Kondisi ini memang sudah menjadi kebiasaan sejumlah anak-anak bahkan orang dewasa setiap memasuki bulan ramadhan sebagai bentuk kegembiraan tersendiri. Namun disisi lain aktifitas membunyikan petasa atau sejenis lainnya dapat mengganggu dan meresahkan banyak orang.

"Kita berharap bagaimana dibulan ramadhan ini, kenyamanan, keamanan dan ketertiban tetap terjaga dan terlebih lagi bagi masyarakat yang menjalani ibadah puasa, apalagi pada saat sembanyang tarawih", Pintanya. (**)

Copy Right @ 2011

Jelang Ramadhan, Kapolres Himbau Warga

Written By reportase chalik on 28 Jul 2011 | 03:29


REPORTASE SB - Polres Sinjai mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aktifitas yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban didaerah ini, apalagi pada bulan ramadhan nanti.

Aktifitas yang dimaksud, seperti melakukan balapan liar dijalan umum. Jika hal itu ditemukan maka akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang ada.

Kapolres Sinjai, AKBP. Totok Triwibowo mengatakan, dengan melakukan balapan liar dijalan tentu akan sangat mengganggu dan membahayakan diri sendiri termasuk orang lain, untuk itu diharapkan kesadarannya.

"Beberapa hari terakhir ini kita sudah mulai turun dan melakukan patroli dibeberapa tempat yang biasa dijadikan sebagai tempat balapan liar kaum remaja. Ini akan terus kita lakukan selama ramdahan", Terangnya.

Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk tidak memperjual belikan atau memakai jenis petasan apapun dan membunyikan karena akan mengganggu pelaksanaaan ibadah shalat tarawih dan shalat subuh.

Semua ini menurutnya agar masyarakat dapat menjalankan ibdahnya dengan baik. "Hal yang juga sangat penting diperhatikan saat bulan ramadhan nanti adalah memastikan rumah terkunci dan kompor dipadamkan sebelum meninggalkan rumah", Harap kapolres saat ditemui diruang kerjanya beberapa hari lalu.

Tidak hanya itu, termasuk kendaraan yang dimiliki agar dimasukkan kedalam rumah atau dalam garasi utamanya pada malam hari guna menghindari pencurian. Hal lain, sebelum meninggalkan rumah dalam jangka waktu lama agar menyampaikan kepada Ketua RT/RW setempat atau kepada pihak kepolisian terdekat untuk diadakan pamantauan atau patroli.

Seperti saat ingin mengambil atau menyetor uang dibank dalam jumlah yang banyak agar meminta bantuan kepada pihak kepolisian guna mendapat pengawalan ketempat tujuan tanpa dipungut biaya.

"Kami juga minta kepada warga supaya tidak mengunakan perhiasan yang menjolok saat bepergian baik dipasar maupun ditempat keramaian dan memperhatikan hal-hal penting lainnya jangan sampai terjadi hipnotis atau pencurian". Jelasnya. (**)

Copy Right @ 2011

Polres Sinjai Amankan Ratusan Jeregen BBM Jenis Solar

Written By reportase chalik on 25 Jul 2011 | 03:49

REPORTASE CHALIK, SB - Jajaran polres Sinjai berhasil mengamankan 340 jerigen atau sekitar 10 ton Bahan Bakar Minyak ( BBM ) jenis solar, yang diduga akan diselundupkan keluar daerah.

Penyitaan dilakukan aparat reskrim polres Sinjai, di pelabuhan penyeberangan kayu Tekolampe kecamatan Sinjai Utara, jumat ( 22/7 ) dinihari.

Namun sayang, saat polisi melakukan penggerebekan ditempat kejadian, tidak satupun pemilik solar ini yang tertangkap. Diduga informasi penangkapan ini bocor, sebelum petugas sampai di TKP. Akhirnya, polisi hanya mengamankan ratusan jerigen berisi solar tak bertuan ini, ke mapolres Sinjai.

Menurut kasat reskrim polres Sinjai, Iptu Sutomo, pihaknya akan tetap berupaya mencari dan menelusuri identitas pemilik solar tersebut. Pihaknya membantah, informasi penangkapan ini bocor, sehingga pemilik solar bisa melarikan diri.

"Kami akan tetap berupaya mencari dan menelusuri identitas pemilik solar ini," katanya saat dihubungi suara bersatu. Sutomo menambahkan bahwa, solar yang diamankan tersebut sudah siap angkut. Kuat dugaan, solar ini akan diselundupkan ke daerah lain.

Kendati tidak berhasil menangkap pemilik solar, namun menurut kasat reskrim, tetap akan melakukan proses penyidikan. Bila tertangkap, pelaku penimbunan dan penyelundupan BBM bersubsidi ini akan djjatuhi hukuman.

"Upaya penimbunan dan penyelundupan BBM jenis subsidi ini melanggar pasal 55 undang-undang No. 22 tahun 2001 tentang migas, dan pelaku akan kami jerat dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun", Ungkap Sutomo.

Upaya penimbunan dan penyelundupan BBM bersubsidi, memang saat ini marak terjadi disejumlah daerah. Tingginya konsumsi BBM menjelang Ramadhan dan menyambut hari raya idul fitri, diduga menjadi salah satu pemicu sehingga sejumlah oknum tidak bertanggung jawab melakukan upaya penimbunan BBM. (**)

Copy Right @ 2011
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. REPORTASE CHALIK - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger