Pages

About

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label SOSBUD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SOSBUD. Tampilkan semua postingan

Disperindag Sinjai Gelar Pasar Murah

Written By reportase chalik on 23 Agu 2011 | 16:57



REPORTASE SB - Menjelang lebaran, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Penanaman Modal (Disperindag-PM)) Kabupaten Sinjai bekerjasama Pemerintah Propinsi Sulsel, Senin (22/08) menggelar pasar murah di tribun lapangan sinjai bersatu.

Pasar murah dilakukan untuk membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah atau kurang mampu mendapatkan harga kebutuhan pokok dengan harga yang murah.

Kasi Stabilisasi dan Distribusi Disperindag, Sabri kepada reporter suara bersatu, Selasa (23/08) menjelaskan, kegiatan pasar murah ini merupakan program Pemprov. SulSel yang dilaksanakan disemua kabupaten/kota termasuk di sinjai.

"Ini hanya digelar sehari, dengan jatah satu daerah 1.000 paket semboko yang isinya berupa Minyak goreng merek kunci mas 2 Kg, mentega filma 1 Kg, Tepung terigu 2 Kg, Gula pasir 2 Kg, Susu kental 2 kaleng, mie instant Indofood 5 bungkus dan gula syrup DHT 2 botol dan lainnya", Katanya.

Sementara itu, harga yang ditawarkan lebih rendah dibanding harga dipasaran. Selisih harga Rp.46.500. "Jadi memang ada selisi harga dari Rp.131.500, menjadi Rp.85.000 perpaketnya. Sebutnya.

Sistem pasar murah tersebut, lanjut Sabir, memakai sistem kupon yang dibagikan langsung ke masyarakat yang kurang mampu sehingga lebih tepat sasaran seperti yang diharapkan pemerintah dan pelaku usaha.

Selain itu, kegiatan pasar murah ini, juga sekaligus untuk mengantisipasi kenaikan harga sembako dipasar. "Sejumlah kebutuhan pokok yang dijual ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat apalagi yang akan menyambut hari raya", Tambah Sabir dilokasi pasar murah.

Kegiatan pasar murah yang digelar disperindag itu mendapatkan sambutan yang positif dari masyarakat. (**)

Copy Right @ 2011

Tenaga Kerja di Sinjai Mencapai 1.079 Orang

Written By reportase chalik on 22 Agu 2011 | 01:10



REPORTASE SB - Jumlah tenaga kerja disinjai tercatat 1.079 orang. Jumlah tersebut tersebar di 159 perusahan yang ada di Kabupaten Sinjai,

Hal itu diungkapkan, Asisten Ekonomi Pembangunan Setdakab Sinjai, H. Muhlis Isma, ketika membuka sosialisasi peningkatan kepesertaan Jamsostek bagi tenaga kerja di luar Kabupaten Sinjai, Sabtu (06/08) lalu, di Hotel Rofina Sinjai.

"Mereka yang tercatat bekerja di 159 perusahaan ini, diluar dari tenaga kerja harian lepas, borongan dan perjanjian kerja waktu tertentu pada sektor konstruksi serta sektor informal lainnya. Terangnya.

Untuk sektor jasa kontruksi sendiri, kepesertaan jamsostek di sinjai pada 2010 mencapai 172 buah proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp. 57.859.717.000, dan dengan nilai iuran Rp.100.709.550.

Sementara pada 2011 hingga agustus ini, proyek yang telah ter-cover 51 buah proyek dengan nilai kontrak Rp.28.569.278.000, dengan nilai iurannya Rp.43.819.200 serta memberikan perlindungan bagi sekitar 1.795 orang yang bekerja pada proyek tersebut.

"Sudah menjadi kodrat bahwa manusia itu berkeluarga dan berkewajiban menanggung kebutuhan keluarganya, karena itu kesejahteraan yang perlu dikembangkan bukan hanya tenaga kerjanya sendiri, tetapi juga bagi keluarganya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat", Jelasnya.

Hal ini, menurutnya, harus tetap terpelihara termasuk pada saat tenaga kerja kehilangan sebagian atau seluruh penghasilannya sebagai akibat terjadinya resiko-resiko sosial.

Copy Right @ 2011

Sosialisasi Peningkatan Kepesertaan Jamsostek Bagi Tenaga Kerja Di Luar Sinjai.

Written By reportase chalik on 21 Agu 2011 | 22:09



REPORTASE SB - Kantor Sosial dan Tenaga Kerja (Kansosnaker) sosialisasi masalah peningkatan kepesertaan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) bagi tenaga kerja di luar Kabupaten Sinjai.

Sosialisasi yang digelar di ruang pertemuan Hotel Rofina Sinjai, jalan persatuan raya, pada (06/08) pekan lalu itu, diikuti puluhan peserta yang merupakan tenaga kerja yang bekerja pada sektor informal di sinjai.

Plt. Kepala Kansosnaker Sinjai, H. Akmal. MS, mengatakan sosialisasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mengenai jamsotek bagi tenaga kerja yang bekerja diluar hubungan kerja.

"Hal lain agar meningkatnya jumlah tenaga kerja yang bekerja diluar hubungan kerja yang mendapat perlindungan jamsostek di Kabupaten Sinjai ini", Tambahnya saat ditemui diruang kerjanya baru-baru ini.

Harapan nantinya, perlindungan atau jaminan sosial dalam bentuk santunan berupa uang sebagai pengganti dari penghasilan yang hilang atau berkurang serta pelayanan sebagai akibat adanya peristiwa yang dialami oleh seseorang seperti kecelakaan kerja, sakit, hari tua, meninggal dunia dan sebagianya dapat dimiliki oleh tenaga kerja yang bekerja diluar hubungan kerja.

"Untuk kegiatan kemarin, itu diikuti sekitar 40 orang peserta, sedangkan pematerinya dari pihak PT. Jamsostek(Persero) Kantor Cabang Makassar dan Dinas Sosial dan Transmigrasi Pro. SulSel", sebutnya.

Sementara itu, Asisten Ekonomi Pembangunan Setdakab Sinjai, H. Muhlis Isma menjelaskan pembangunan sektor ketenagakerjaan sebagai bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia merupakan salah satu bagian yang tak terpisahkan dengan pembangunan nasional sebagaimana yang diamanatkan dalam UU.

"Peran serta tenaga kerja dalam pembangunan nasional semakin meningkat yang disertai dengan berbagai tantangan dan risiko yang dihadapainya", Terang H. Muhlis saat membuka sosialisasi tersebut mewakili Bupati.

Olehnya itu lanjut dia, tenaga kerja perlu diberikan perlindungan dan peningkatan kesejahteraannya, sehingga pada gilirannya akan dapat meningkatkan produktifitas nasional.

"Di kabupaten sinjai sendiri, kebijakan ketenagakerjaan pemerintah daerah diarahkan pada peningkatan perlindungan tenaga kerja baik yang bekerja didalam maupun diluar hubungan kerja", Katanya.

Saat membuka, H. Muhlis isma juga mengajak para peserta agar benar-benar dapat mengikuti dan memperhatian setiap materi yang akan disampaikan oleh narasumber, sehingga dapat memahami pentingnya kepesertaan jamsostek bagi tenaga kerja di luar Kabupaten Sinjai. (**)

Copy Right @ 2011

Perusahaan Wajib Memberikan THR Bagi Pekerjanya

Written By reportase chalik on 20 Agu 2011 | 03:47



REPORTASE SB - Seluruh perusahaaan yang ada didaerah ini diminta untuk segera melaksanakan kewajibannya membayarkan tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan bagi pekerja atau kariyawannya.

Terkait dengan itu, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai melalui Kantor Sosial dan Tenaga Kerja juga telah mengeluarkan surat edaran bupati tentang masalah THR itu.

"Pembayaran THR keagamaan yang dimaksud wajib dibayarkan oleh pihak perusaha
an paling lambat seminggu atau tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri 1432 H", Kata Plt. Kepala Kansosnaker Sinjai, Drs. H. Akmal MS, Jumat (19/08) diruang kerjanya.

Pemberian THR ini, berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia (RI) No. Per.04/Men/1994 tentang Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan bagi pekerja perusahaan.

Selain itu, lanjut dia, juga mengacu pada surat edaran Bupati Nomor 560/kansonaker. "Surat edaran ini telah kita berikan ke semua perusahan yang ada di daerah ini", Terangnya

Dalam surat edaran itu jelas, pekerja yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, wajib menerima THR sebesar 1 bulan upah, dan jika pekerja yang kurang dari 12 bulan diberikan secara prorsional dengan perhitungan masa kerja dikalikan setengah kali gaji satu bulan.

"Untuk Non Islam sendiri juga wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan termasuk pekerja yang putus hubungan kerjanya terhitung sejak 30 hari sebelum jatuh tempo hari raya keagamaan berhak pula atas THR tersebut", Jelas Akmal yang juga selaku Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Sinjai.

Lebih lanjut dikatakan, bagi semua perusahaan yang ada di daerah ini, agar kiranya dapat memenuhi kewajibannya untuk memberikan atau melakukan pembayaran THR kepada pekerjanya. Sebab menurutnya memang hak mereka.

"Kita tahu bahwa dengan pemberian THR ini, juga akan sangat membantu dalam memenuhi keperluan mereka untuk lebaran", Ungkapnya. Pembayaran THR bagi pekerja diperusahaan itu, juga akan dimintai tanda bukti pembayaran.

"Jadi nanti kita akan tagih tanda butik pembayaran THR bagi pekerja semua perusahaan, kalaupun ada yang tidak melakukan pembayaran maka jelas kita akan panggil untuk dimintai keterangan", Sebutnya. (**)

Copy Right @ 2011

Menyambut Perayaan HUT RI, Camat Himbau Pegawai dan Warganya

Written By reportase chalik on 28 Jul 2011 | 02:26


REPORTASE SB - Camat Sinjai Utara, Drs. Andi Junaidi Mustafa mengajak seluruh Pegawai Pemkab Sinjai untuk senantiasa melakukan kegiatan kebersihan, baik di kantor maupun disekitar lingkungan rumah masing-masing.

Hal itu disampaikan saat memimpin pelaksanan Upacara bendera, senin (25/07) la
lu dihalaman Kantor Bupati Sinjai. Selain untuk melihat sinjai tetap bersih dan nyaman juga dalam rangka menyambut perayaan HUT kemerdekaan RI, 17 agustus mendatang dan bulan ramadhan.

"Kebersihan lingkungan kita harus tetap dijaga dan dipelihara dengan baik, termasuk sampahnya supaya tidak dibuang disembarang tempat", Katanya.

Penataan lingkungan juga sangat perlu, baik itu disetiap instansi, sekolah, rumah-rumah penduduk maupun pada tempat ibadah yang ada di daerah ini. "Yang perlu kita benahi, maka benahilah sekarang sekaligus melakukan pengecetan pagar dan lainnya", Harap camat kepada pegawai termasuk warganya.

Pada kesempatan itu, pihaknya juga menghimbau agar menaikkan bendera hias mulai, 5-20 agustus, sedangkan bendera merah putih dari tanggal 14-18 Agustus mendatang.

"Jadi sama dengan tahun-tahun sebelumnya, setiap memperingati HUT RI, kita selalu menaikkan bendera hias maupun bendera merah putih, baik depan kantor masing-masing, rumah warga maupun sekolah dan lainnya", Terangnya.

Dengan menyambut dua momen ini, maka diharapkan bagi para pegawai maupun masyarakat agar tetap berperan serta dan berpartisipasi melalui kegiatan-kegiatan yang dimaksud tersebut.

Tak hanya itu, demi menjaga kebersihan dan keindahan kota, maka tidak dibenarkan pula adanya hewan ternak yang berkeliaran."Jadi warga atau siapa saja yang memiliki hewan ternak apakah kerbau, sapi, kambing dan sejenisnya supaya ditambatkan atau jika perlu diunsikan diluar kota", Pintanya.

Dengan semangat kebersamaan, Persatuan dan kesatuan dalam menciptakan suasana lingkungan yang bersih dan aman kita sambut perayaan Hari kemerdekaan ini untuk satu tekat sinjai kedepan lebih maju. (**)

Copy Right @ 2011

24 Peserta Ikuti Festival Budaya Tradisional Di Sinjai

Written By reportase chalik on 23 Jul 2011 | 17:34



SB - Dewan Pengurus Wilayah (DPC) Ikatan Keluarga Mahasiswa Sinjai (IKMS) Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar Gelar Festival Budaya Tradisional 2011 di Kabupaten Sinjai.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu, dimulai, Jumat (22/07) malam yang dipusatkan Lapangan Nasional (Lapnas) Sinjai, Jalan Persatuan Raya. Ketua Panitia Pelaksana, Ardiansyah Dahlan mengatakan, selain dimaksudkan untuk mengangkat kembali budaya tradisional yang ada di sinjai, kegiatan ini juga dalam rangka menyambut peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke 66.

"Semoga dengan kegiatan ini, masyarakat utamanya bagi generasi muda yang ada dapat mengingat kembali atau menjaga dan memelihara budaya-budaya tradisional kita sendiri", Katanya.

Dengan inisitif sendiri yang didukung oleh pemerintah setempat maka kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Festival budaya ini diikuti 24 peserta dari lima jenis lomba yakni baca puisi, paduan suara, nyanyi solo, tari tradisional dan pertunjukan darma.

"Peserta tidak hanya dari kalangan pelajar, namun juga ada dari oragnisasi, instansi dan masyarakat umum lainnya yang diharapkan mampu memperlihatkan budaya-budaya kita yang selama ini mulai terlupakan", Tambahnya.

Hal yang sama juga dikatakan, Ketua DPRD Sinjai, H. Sultani. menurutnya dengan adanya kegiatan seperti ini, maka secara tidak langsung telah memperkenalkan budaya tradisional daerah.

"Kami menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada pengurus IKMS, semoga adanya kegiatan ini budaya kita di sinjai akan semakin hidup dan terpelihara ditengah-tengah masyarakat", Harapnya.

Dalam sambutannya, ia mengharapkan kepada pemerintah untuk selalu mendukung dan memberikan perhatian pada setiap kegiatan yang digelar mahasiswa khususunya pada kegiatan yang membawa dampak positif.

Sementara itu, Kabag Pembangunan Setdakab Sinjai, H. Ahmad Suhaemi yang membuka kegiatan itu sangat merespon kegiatan tersebut. Menurutnya hal ini tidak lain karena apresiasinya terhadap budaya tradisional yang sangat tinggi.

"Festival ini tentunya akan kembali menyegarkan ataupun menggelorakan kembali semangat kita untuk tetap melestarikan warisan tak ternilai dari para pendahulu dan semangat untuk tetap terus sipakatoa, sipakalebbi dan sipakainge", Terangnya.

Dijelaskan, kemajuan zaman dengan segala kemudahan kemudahan dan kemegahannya tentu tidak seharusnya mengikis nilai-nilai budaya yang menjadi warisan leluhur kita. Festival ini juga merupakan salah satu media untuk mengingatkan kita akan hal itu.

"Saya ingin mengingatkan kepada seluruh generasi muda sinjai, bahwa pesatnya kemajuan zaman juga merupakan sebuah produk budaya yang lebih variatif, tetapi akan sangat destruktif jika kita tidak mewarnainya dengan nilai-nilai hidup yang bijak", Jelas Suhaemi mewakili Bupati.

Diakhir sambutanya, ia menyampaikan rasa haru dan bahagia serta bangga kepada para pengurus IKMS yang telah mendedikasi diri, meluangkan waktunya untuk melaksanakan kegiatan ini, karena menurutnya tidak semua generasi muda yang peduli warisan nilai budaya tradisional daerah saat ini.

Pada Festival tersebut, Panitia menghadirkan juri lomba dari paduan suara mahasiswa (PSM) dan unit kegiatan mahasiwa (UKM) Unhas Makassar. (**)


Pemkab Kucurkan Dana Rp.13 M, Untuk Pengadaan Air Bersih Kel. Tassililu

Written By reportase chalik on 12 Jul 2011 | 16:39

SB - Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai mengucurkan dana sekira Rp. 3 Milyar untuk kelurahan Tassililu, Kecamatan Sinjai Barat pada tahun 2011 ini.

Dana bantuan untuk pengadaan air bersih bagi masyarakat diwilayah itu akan diperuntukkan dienam lingkungan, masing-masing lingkungan Kindang-kindang, Hulo, Kayu Tanam, Kaluaran, Dahulu dan lingkungan passogia.

Lurah Tassililu, Thamrin Mappasokko mengatakan, Dana bantuan untuk pengadaan air bersih ini, merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah daerah Kabupaten Sinjai dalam mengatasi kekurangan air bersih diwilayah itu.

"Dengan adanya bantuan ini, warga nantinya tidak akan sulit lagi mendapatkan air bersih untuk dikomsumsi dan keperluan lainnya", Sebutnya.

Lebih lanjut, Tamrin mengutarakan, selama ini untuk mendapatkan air bersih, warga harus rela untuk mencari air dihulu sungai yang berjarak 9 kilomoter dari kelurahan tassililu. "Meskipun ada sumber mata air untuk memenuhi kebutuhan warga, tetapi hal itu tak dapat melayani dan menjangkau warga", Katanya.

Saat ini, bantuan pengadaan air bersih untuk kelurahan tassililu rencananya dalam waktu dekat sudah akan dimulai pekerjaannya. "Kita harapkan nanti semoga pekerjaannya dapat berjalan dengan baik", Pintanya.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Kabupaten Sinjai, Ir. Tjetjep Maman yang ditemui beberapa hari lalu, juga membenarkan adanya bantuan tersebut, menurutnya ini sebagai upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan air bersih kepada warga.

"Jadi benar ada dana bantuan untuk warga di tassililu untuk pengadaan air bersih tahun ini, yang dimana akan direalisasikan di enam lingkungan", Tambahnya.

Masalah pekerjannya baru akan dilaksanakan setelah ditenderkan untuk menentukan siapa rekanan yang akan mengerjakan pengadaan air bersih tersebut. "Setelah ada rekanan, baru akan kita mulai pekerjaannya ", Ungkap Tjetjep diruang kerjanya. (**)

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. REPORTASE CHALIK - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger